gorenganKuliner Indonesia

senangkuliner.com – Kuliner d’pakar dago cafe resto Bandung

2018 – escape dan wisata kuliner sejenak di d’pakar cafe resto dago Bandung

Sebenarnya saya sudah melihat beberapa foto menarik dan apik d’pakar cafe resto yang terletak nggak jauh dari pintu masuk Taman Hutan Rakyat (TAHURA) Dago Bandung ini di laman medsos yang saya amati. Cafe resto ini berada di lereng bukit sehingga view alam yang indah menjadi jualan utama untuk menarik pengunjung selain varian dan rasa menu masakan yang disajikan. Pengunjung dapat menikmati pemandangan dengan leluasa dan super tenang berupa hamparan jurang plus deretan pohon pinus yang berbaris apik di seberang, sambil santai ngobrol menikmati menu pesanan yang terhidang di atas meja. Beberapa meja panjang dan bulat dengan pelengkap payung di tengah nya tertata rapi di tempat-tempat outdoor, menjadikan bersantai dan nongkrong di sini serasa menyatu banget dengan alam. Bagi Anda penggemar fotografi dan medsos, tentu saja jepretan-jepretan foto di beberapa sudut resto dan cafe ini tidak akan pernah terlewatkan, untuk turut menghiasi laman media sosial Anda. Untuk masuk ke kawasan d’pakar cafe resto ini, setiap pengunjung diwajibkan membeli voucher tanda masuk senilai Rp. 25.000,- yang nanti nya dapat ditukar kembali dengan aneka menu yang Anda pesan.

Menu yang ditawarkan resto ini pun cukup beragam seperti ayam geprek aneka varian (sambel bawang, sambel bawang mozarella, dan nasi tutug), aneka mie goreng rebus, pisang goreng, roti bakar dan lain-lain. Untuk minuman seingat saya ada banyak pilihan juga seperti jus buah, lemon tea, bandrek, jahe merah, kopi, teh dan air mineral. Untuk rentang harga setiap menu makanan dan minuman nya mulai dari 10 ribu – 30 ribu an. Siang jelang sore di hari Sabtu itu, suasana sudah lumayan rame. Ada beberapa meja yang sdh di reserved oleh pengunjung untuk jam/waktu terterntu. Mungkin reserved service yang ditawarkan ini bisa jadi ide menarik bagi Anda yang sudah punya rencana sebelumnya untuk datang ke sini. Setelah sedikit jalan berkeliling, Alhamdulillah kami menemukan meja yang cocok untuk kami bertujuh. Pramusaji pun datang sambil membawa daftar menu yang bisa dipesan. Kami pun mulai menulis menu pesanan, kemudian salah satu dari kami harus mengantar daftar pesanan itu ke meja kasir untuk sekaligus melakukan refund voucher tanda masuk dan pembayaran. Waktu tunggu makanan yang dipesan untuk sampai di meja pun tidak begitu lama. Pesanan menu aneka nasi ayam geprek datang duluan, mungkin untuk jenis menu ini udah di precook sebelumnya. Untuk pesanan aneka mie rebus biasanya akan sedikit lebih lama karena menu akan dimasak pada saat setiap pesanan datang. Jadi bagi Anda yang pesan mie rebus, harap sedikit bersabar yaaa…

Saya pesan Nasi Ayam Geprek sambal bawang, minuman hangat jahe merah dan sebotol air mineral. Rasa ayam geprek cukup enak, sambal nya pun gurih dengan sensasi pedas yang nampol abis. Apalagi ditambah dengan suasana dan sensasi bersantap di alam terbuka, sepertinya harga tersebut cukup pantas dengan paket komplit yang akan kita dapatkan guys. Ough ya jalan akses menuju d’pakar cafe resto dari kota Bandung sudah cukup bagus, bisa dilewati kendaraan roda empat dan sudah terbeton rapi. Sepertinya kawasan ini akan berkembang menjadi sentra wisata kuliner yang menjual dan menawarkan keindahan pemandangan alam dan kesegaran udara khas pegunungan sebagai daya tarik utama bagi para pengunjung nya. Ada beberapa cafe resto yang sedang dalam taraf pembangunan di sepanjang jalan yang kita lewati. Tentunya ini akan menjadi alternatif baru bagi penikmat wisata kuliner dan wisata alam di kawasan dago pakar Bandung ini. Untuk menuju ke d’pakar cafe resto ini dari kota Bandung hanya diperlukan waktu sekitar satu jam ya guys, dan resto akan tutup jam 18.00. Jadi jalan-jalan santai sambil olah raga ke Tahura Juanda terus mlipir mampir ke d’pakar resto cafe bisa jadi pilihan paten untuk menikmati udara segar, pemandangan menawan dan wisata kuliner asyik selama liburan atau akhir minggu bersama keluarga atau teman dekat Anda. Ayo tunggu apa lagi, cap cuss gaes….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *