Kuliner Indonesia

senangkuliner.com – Wisata Kuliner di Kota Kudus

2018 – Seharian Menelusuri Jejak-Jejak Kuliner Makjoss Khas Kota Kudus

Sebenarnya rencana menelusuri jejak-jejak kuliner makjoss khas Kota Kudus ini sudah tercetus sejak setahun yang lalu. Berawal dari ajakan Kertati Sumekar, teman satu kelas saat menempuh bangku sekolah dasar SD Tarcisius Semarang tahun 1980 an. Tata, begitu nama panggilan nya, saat ini berprofesi sebagai dosen Pasca Sarjana Magister Manajemen di Universitas Sunan Muria Kudus. Jadi dijamin, beliau ini sudah hafal luar kepala tempat-tempat wisata kuliner endes yang layak didatangi di Kota Kudus ini. Kami berempat (team senangkuliner.com, Lia Rosi, Lusie Hanivia dan Tata) start dari meeting point di Semarang jam 07.30 dan memasuki gerbang kota Kudus pada jam 09.00. Menu Lentog Tanjung menjadi tujuan wisata kuliner kami yang pertama.

1. Lentog Tanjung

Lentog berarti Lontong. Lentog merupakan menu sarapan khas warga setempat yang berasal dari Desa Tanjung Karang, Kecamatan Jati, kota Kudus. Desa ini memang sejak dulu merupakan sentra kuliner lentog, dan selalu ramai dikunjungi warga untuk sarapan setiap libur akhir pekan. Itulah sebab mengapa sampai sekarang kuliner ini pun beken dengan nama Lentog Tanjung. Namun saat ini, kuliner lentog, telah menyebar ke seluruh pelosok kota Kudus bahkan ke beberapa kota lain di sekitarnya. Hal yang unik dari lentog adalah ukuran lontongnya yang sebesar betis orang dewasa, cara penyajian dengan piring beralas daun pisang dan disantap menggunakan suru (sendok dari daun pisang). Pemda setempat pun, kini telah membangun Pusat Lentog Tanjung Kudus, sebagai satu kawasan khusus tempat berdagang Lentog Tanjung dengan lahan parkir yang luas untuk memanjakan para penikmat kuliner ini. Kami pun bergegas menuju ke salah satu lapak warung Lentog Tanjung Bu Sugi yang kebetulan sudah siap melayani pengunjung pagi itu. Lentog versi Tanjung ini ternyata isinya agak berbeda dengan yang pernah saya nikmati di even car free day Simpang Lima Semarang.

Lentog Tanjung ini sekilas tampak lebih light dan simple namun tetap tidak kehilangan rasa dan pesona. Satu porsi lentog ini dibandrol seharga Rp. 4.000,- saja, dan biasanya berisi potongan tipis lontong, sayur nangka muda dan lodeh tahu plus taburan bawang merah goreng sebagai toping penambah cita rasa dan aroma dalam setiap suapan nya. Rasa gurih kuah santan dan ukuran porsi yang terasa ringan ‘light’ menjadikan kuliner ini pas sebagai teman sarapan pagi sebelum beraktivitas. Bagi yang demen dengan porsi yang lebih rame bisa ditambahkan krupuk kulit, sate telor puyuh, sate ati ampela dan tahu tempe bacem yang selalu tersedia di atas meja. Harga sate ati ampela Rp. 3.000,- sate telor puyuh Rp. 4.000,- dan aneka gorengan Rp. 1.000,- Bagi yang suka pedas, biasanya ditambahkan beberapa cabe rawit rebus sebagai teman santap menu kuliner nan legendaris ini. Hanya dalam sekejap menu sarapan ini pun tandas, sebagai tanda bagi kami untuk segera beranjak ke destinasi wisata kuliner selanjutnya, menu opor ayam panggang sunggingan kudus. Bagi sobat senangkuliner.com yang ingin menikmati sarapan Lentog Tanjung silakan arahkan kendaraan Anda ke klik lokasi ini dengan alamat di Pusat Lentog Tanjung Kudus, Jl. Kudus-Purwodadi, Tanjung Karang, Klentengan, Jetis Kapuan, Jati, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah 59349. Jangan kesiangan ya guys karena umumnya warung lentog tanjung di sini buka hanya dari jam 06.00 – 10,00 pagi saja.

2. Opor Ayam Panggang Sunggingan

Saat berkunjung ke Kudus, mencicipi kuliner opor ayam panggang selalu jadi agenda utama bagi para pemburu kuliner legendaris. Ya legendaris, karena konon opor ayam panggang sunggingan ini telah eksis sejak masa Sunan Kudus alias Ja’far Sodiq masih hidup. Opor ayam panggang sunggingan ini merupakan salah satu kuliner kesukaan Kanjeng Sunan Kudus. Cara merajik menu opor ayam panggang khas Kudus ini pun cukup unik dan berbeda dengan opor ayam yang kami kenal selama ini. Proses memasak nya pun lebih lama dan rumit. Biasanya setelah ayam dibersihkan bulu dan bagian jeroannya dikeluarkan, aneka racikan bumbu pun dibenamkan ke dalam perut. Baru kemudian ayam utuh tersebut siap dikukus hingga matang. Setelah ayam matang, bumbu dikeluarkan dan dicampur dengan santan kental untuk dibuat kuah areh yang gurih. Proses selanjutnya, ayam kukus tersebut dibumbuin lagi dengan bahan rempah- rempah seperti ketumbar, jinten, bawang merah, bawang putih, kunyit, kemiri, daun jeruk nipis, pala, merica, santan, sedikit garam, dan cabe, sebelum dibakar atau dipanggang hingga matang.

3. Soto Kudus Bu Jatmi

Menu kuliner soto merupakan kuliner favorite bagi hampir sebagian besar warga Indonesia. Sehingga hampir semua daerah memiliki cara meracik bumbu dan cita rasa soto yang berbeda-beda. Salah satu soto yang menurut saya unik, dengan porsi nendang dan rasa nya pun recommended adalah Soto Kudus Bu Jatmi. Soto yang mulai buka dari jam 06.00 – 21.00 malam ini menyajikan soto dengan bahan utama daging kerbau atau kebo dan ayam dengan cita rasa kuah yang gurih dan segar. Sehingga sangat cocok untuk teman bersantap di pagi, siang atau pun malam hari. Saat berkunjung ke warung soto di bilangan jalan Kyai Wahid Hasyim kota Kudus ini, terus terang saya tertarik untuk mencicipi soto kebo ini. Selain jarang dijumpai, rasa penasaran saya pun semakin meninggi…apa bisa empuk dan merasuk ya daging kerbau nya? Mengingat tekstur daging yang kasar dan cenderung lebih alot dibandingkan dengan daging sapi. Begitu sampai, saya memesan seporsi soto kerbau dengan nasi setengah ukuran saja untuk mengobati rasa penasaran ini.

Selain daging kebo yang menjadikan soto ini unik, ternyata soto ini dimasak dengan arang kayu dan memiliki tampilan yang berbeda dari soto kudus yang saya nikmati selama ini. Kuahnya kuning sedikit kental bertabur irisan daging kebo yang empuk, toge dan seledri nan melimpah. Taburan bawang goreng, perasan jeruk nipis, sambal berikut kecap manis merupakan pelengkap wajib yang menambah gurih dan segarnya semangkuk Soto Kudus Bu Jatmi pagi itu. Biasanya penikmat soto kudus di sini, menambahkan pilihan perkedel kentang krispi, sate ati ampela ayam ataupun sate paru kerbau sebagai teman santap untuk menggugah selera. Ough ya, mangkok penyajian soto ini pun berbeda dengan mangkok soto kudus yang selama ini ada di berbagai kota di Indonesia. Di Soto Bu Jatmi, disajikan dengan mangkok yang biasa digunakan untuk menyajikan menu bakso, sudah kebayang kan betapa nendang ukuran porsi soto kebo nya. Dijamin bikin kenyang dan ketagihan untuk selalu mampir ke warung ini saat berkunjung ke Kota Kudus lagi. Harga soto kebo atau ayam seporsi dibandrol dengan Rp. 14.000,- perkedel kentang krispi Rp. 4.000,- otak goreng Rp. 12.000,- dan pisang goreng jumbo nya Rp. 6.000. Gimana guys, tertarik mencoba ? Berikut saya info kan lokasi dan alamatnya sebagai berikut : untuk lokasi KLIK LOKASI INI dan alamatnya di Jalan Kyai Haji Wahid Hasim No.43, Panjunan, Kudus, Magersari, Panjunan, Kota Kudus, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah 59317.

4. Garang Asem Ayam Kudus Sari Rasa

Karena waktu sudah menjelang sore hari, dengan sangat berat hati kami harus menyudahi sehari kuliner di kota Kudus ini dengan menikmati menu kuliner yang ngga kalah nagih dan ngangenin gurih nya yaitu Garang Asem Ayam Kudus Sari Rasa. Restoran dengan nama beken Gasasa ini buka dari jam 07.00 AM – 21.00 PM. Resto ini  menyajikan menu utama garang asem ayam kepada para penikmatnya selain beberapa menu lain nya. Menu ini lah yang selalu menjadi primadona restoran ini, karena hampir setiap pengunjung yang datang sudah dipastikan akan memesan menu garang asam ayam. Restoran yang sudah buka sejak 40 tahun silam ini, selalu menjadi rujukan penggemar kuliner yang ingin menikmati menu garang asam ayam khas kudus. Faktor inilah yang menjadikan resto Sari Rasa identik dengan garang asem ayam. Rumah makan yang berlokasi di Jalan Agil Kusumadya ini dikenal sebagai penyaji garam asem yang gurih, enak, segar nan pedas. Daging ayam nya terasa kenyal dan gurih karena selalu menggunakan potongan ayam kampung sebagai bahan utama nya.

Garang asem ayam khas kudus merupakan kuliner berkuah dengan bumbu dasar ulegan bawang putih, bawang merah, kemiri, cabai rawit, dan tomat hijau. Setelah diuleg halus, bumbu-bumbu disimpan dalam baskom besar dengan tambahan air secukupnya,  potongan ayam kampung, tomat hijau dan cabai rawit. Tomat hijau dan cabai rawit ini lah yang memberikan andil cita rasa segar dan pedas saat menyantap menu spesial kota kudus ini. Langkah selanjutnya, potongan ayam kampung dan bumbu kuah dibungkus menggunakan daun pisang sebelum masuk ke tahap pengukusan selama 1,5 jam. Menu garang asam ayam khas kudus dalam balutan daun pisang dengan aroma yang aduhai pun siap menyapa para penggemar nya. Selain garang asam ayam kampung, di restoran Sari Rasa ini juga menawarkan pilihan garang asem lain, seperti garang asam jeroan dan ceker. Biasanya satu bungkus garang asem akan disajikan terpisahbersama sepiring nasi putih panas. Pas sebagai teman menu makan siang atau pun makan malam sobat senangkuliner.com.

Sensasi rasa pertama saat mencicipi garang asem khas Sari Rasa ini adalah rasa pedas, gurih dan segar nya benar-benar terasa. Apalagi dibarengi dengan sruputan kuah nya, dijamin Anda tidak akan sempat berhenti mengunyah sampai tetesan kuah terakhir. Bagi sobat senangkuliner.com yang tidak suka menu pedas,  anda bisa rekues level kepedasan saat order menu ini. Untuk menebus seporsi garang asam ayam, anda cukup merogoh kocek sebesar Rp. 27.500,- garang asam jeroan Rp. 27.500,- dan garang asam ceker Rp, 20.000,- sahaja. Ough ya, last but not least, jangan lupa pula mencoba seporsi tahu telor di restoran ini. Menu satu ini recommended banget guys. Bagi sobat senangkuliner.com yang sedang berwisata ke kota Kretek atau pun pulang ke kampung halaman melalui jalur Pantura dan melewati Kudus, tak ada salahnya mampir ke Rumah Makan Sari Rasa yang beralamat di Jalan Agil Kusumadya No 20 Kabupaten Kudus, Jawa Tengah 59347 atau berlokasi KLIK LOKASI INI

5. Sop Balungan Cipto Roso Kota Demak

Sebelum pulang ke kota Semarang, kami sempatkan mampir ke restoran Sop Balungan Cipto Roso 2 Kota Demak.  Sop Balungan ini merupakan rekomendasi khusus dari Tata, yang menjadi guide dadakan selama wisata kuliner kami hari itu. Dan ternyata, lokasi restoran ini pun sangat mudah untuk ditemukan. Dari jalan raya Kudus – Demak, Anda lurus saja lewat jalan masuk ke Kota Demak. Nanti sekitar 1 km akan sampai di warung sop balungan yang endess ini. Resto Sop Balungan Cipto Roso 2 nya ada di sebelah kiri jalan ya guys. Awalnya, resto ini berada tidak jauh dari lampu merah di pertigaan jalan masuk ke kota Demak dan posisi nya di kanan jalan, apabila Anda berkendara dari kota Kudus. Namun karena ada proyek pelebaran bantaran sungai, menurut informasi petugas parkir, restoran Sop Balungan Cipto Roso yang berlokasi di sini akan tutup dan pindah lokasi sekitar 400 meter an ke arah kota Demak. Di lokasi baru ini, lahan parkir nya lebih luas sehingga akan memudahkan para pengunjung yang mengunakan kendaraan roda empat untuk mampir.

Sore itu, suasana pengunjung resto ini belum begitu ramai. Tidak perlu menunggu lama pesanan tiga mangkok sop balungan tanpa nasi, 2 gelas jeruk hangat dan 1 gelas teh tawar hangat pun telah diantar pramusaji ke meja kami. Semangkok sop balungan biasanya berisi potongan tulang sapi, irisan tomat, kol/kubis, daun bawang, seledri dan taburan bawang goreng. Dan disajikan terpisah dengan sepiring nasi. Bau kuah sop nya benar-benar menggugah selera. Pada suapan pertama, perpaduan ulegan merica, bawang putih, asin garamnya terasa pas, gurih dan mantap. Daging yang menempel pada tulang nya pun sangat empuk dan bumbunya meresap, karena sudah melalui proses perebusan selama 4-5 jam. Pokoknya top markotop dech. Tambahkan peresan jeruk nipis ke dalam kuah sop balungan ini untuk menambah cita rasa segar. Dijamin Anda tak akan pernah berpaling sejak suapan pertama dech. Resto Cipto Roso ini sudah buka dari jam 10.00 AM – 21.00 PM. Harga semangkok sop balungan ini dibandrol Rp. 22.000,- dengan paket sepiring nasi Rp. 27.000,- sahaja. Apabila sobat senangkuliner.com akan berkunjung ke restoran sop balungan Cipto Roso silakan arahkan kendaraan Anda ke lokasi KLIK LOKASI INI dengan alamat di Jalan Raya Demak-Kudus Desa Mranak Rt 05 Rw 01, Sekaran, Mranak, Wonosalam, Kabupaten Demak, Jawa Tengah 59571.

 

Penulis mengucapkan terima kasih lagi kepada Mbak Kertati Sumekar yang telah menjadi guide dan driver dadakan dengan data base kuliner yang mantap nan lengkap selama wisata kuliner sehari di kota Kudus ini, Mbak Lusie Hanivia, lewat jepretan foto-foto kuliner nya yang eyecatching top habis dan Mbak Lia Rosi lewat review-review kuliner nya yang mantap jaya nya.  Salam Nothol Forever…@kudus-23juli2018

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *